BENGKULUBAROMETER – Komitmen menjaga dan melestarikan budaya bangsa terus ditunjukkan Korem 041/Garuda Emas (Gamas). Melalui Perlombaan Seni dan Budaya Antar Satuan Jajaran Korem 041/Gamas Tahun 2026, prajurit tidak hanya dituntut tangguh dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga diajak untuk mencintai dan menjaga warisan budaya Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Juang 45 Korem 041/Gamas, Jumat (5/6/2026), dibuka langsung oleh Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kecintaan terhadap budaya sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan TNI AD.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan bahwa perlombaan seni dan budaya bukan hanya sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat hubungan antarsatuan.
Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, TNI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melestarikannya melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan prajurit.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh peserta untuk menampilkan kreativitas, bakat dan potensi seni yang dimiliki, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antar satuan,” ujar Danrem.
Berbagai penampilan seni tradisional memeriahkan perlombaan tersebut. Mulai dari hadroh yang sarat nilai religius, kesenian Dol khas Bengkulu yang menggugah semangat, hingga tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara.
Suasana Gedung Juang 45 tampak semarak sejak awal kegiatan. Setiap satuan menampilkan pertunjukan terbaik dengan penuh semangat dan antusiasme. Sorak dukungan dari peserta dan penonton semakin menambah kemeriahan acara.
Perlombaan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya yang dimiliki masing-masing daerah. Melalui penampilan seni, para peserta menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi alat pemersatu yang mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi prajurit untuk menyalurkan kreativitas di luar tugas pokok militer. Dengan adanya kegiatan seni dan budaya, para anggota TNI dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.
Dewan juri yang terdiri dari berbagai unsur melakukan penilaian secara objektif terhadap setiap penampilan peserta. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, kekompakan, penguasaan materi, hingga kemampuan dalam menampilkan nilai-nilai budaya.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Kodim 0408/Bengkulu Selatan berhasil meraih juara pertama. Sementara posisi kedua diraih Yonif 144/Jaya Yudha dan juara ketiga diraih Kodim 0409/Rejang Lebong.
Keberhasilan para pemenang mendapat apresiasi dari Danrem 041/Gamas. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi satuan lain untuk terus mengembangkan potensi seni dan budaya di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga aktif dalam menjaga kekayaan budaya bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan cinta budaya, Korem 041/Gamas berharap tradisi dan nilai luhur bangsa tetap lestari di tengah perkembangan zaman.









