Bengkulu Bidik Investor Global, 12 Proyek Strategis Masuk Kurasi BLINC 3.0

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu terus menggenjot promosi investasi melalui Bengkulu Investment Challenge (BLINC) 3.0. Sebanyak 12 proyek strategis dari sembilan kabupaten dan kota kini memasuki tahap kurasi sebelum dipromosikan kepada investor nasional hingga mancanegara.

Kurasi BLINC 3.0 yang digelar di Aula Merah Putih, Senin (06/07/2026), menjadi langkah awal untuk memastikan setiap proyek yang ditawarkan memiliki nilai ekonomi, kesiapan dokumen, dan daya tarik investasi yang tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas proyek investasi daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Investasi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, sekaligus upaya menekan angka kemiskinan di Bengkulu,” ujar Herwan.

Ia menyebut Bengkulu memiliki beragam potensi yang layak dikembangkan, mulai dari perkebunan, pertanian, kelautan, hilirisasi sumber daya alam, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut harus dikemas menjadi proyek investasi yang menarik agar mampu mendatangkan investor.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Ungkap Kerugian Negara Rp 3,39 Triliun Sepanjang 2025

Herwan juga mengungkapkan bahwa realisasi investasi Bengkulu pada triwulan pertama 2026 telah mencapai sekitar 41 persen dari target sebesar Rp5,7 triliun. Menurutnya, angka tersebut menjadi indikator bahwa iklim investasi di Bengkulu semakin positif.

“Sektor perkebunan, ekonomi kreatif, pariwisata, dan pertambangan masih menjadi tujuan utama investasi di Bengkulu,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, menjelaskan BLINC 3.0 bukan sekadar kompetisi proposal investasi, melainkan proses pembinaan agar proyek daerah benar-benar siap dipasarkan kepada calon investor.

Ia mengatakan, dari 12 proyek yang mengikuti kurasi, terdapat berbagai sektor unggulan seperti kawasan industri, pengembangan kopi, budidaya udang vaname, kawasan wisata Laguna Kaur, kawasan mangrove, hingga kawasan industri Kota Bengkulu.

“Proyek yang lolos kurasi akan kami bawa dalam berbagai forum promosi investasi, baik di dalam maupun luar negeri,” jelas Irfan.

Menurutnya, proyek-proyek tersebut akan dipromosikan melalui berbagai agenda strategis, di antaranya Sumatera Investment Day di Medan, Bengkulu Regional Investment and Economic Forum (BRIEF), serta jaringan Regional Investor Relation Unit (RIRU), Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC), dan kantor-kantor perwakilan Indonesia di luar negeri.

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Melonjak Jelang Ramadan, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman

“Target kami bukan hanya mempromosikan, tetapi menghadirkan investor yang benar-benar siap merealisasikan investasinya di Bengkulu,” tegasnya.

Keberhasilan BLINC pada tahun sebelumnya menjadi modal optimisme. Salah satu proyek yang berhasil menarik perhatian investor internasional adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Kaur dengan potensi investasi sekitar Rp6 triliun dari investor asal Dubai.

Pada BLINC 3.0, peluang serupa juga mulai terlihat. Proyek budidaya udang vaname di Kabupaten Bengkulu Utara bahkan telah menarik minat dua investor asing yang beberapa kali melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek.

“Dua investor asing sudah beberapa kali melakukan site visit ke proyek udang vaname. Ini menjadi sinyal positif bagi investasi di Bengkulu,” ungkap Irfan.

Dari hasil kurasi, lima proyek terbaik akan dipilih untuk mengikuti tahap kunjungan lapangan (site visit). Selanjutnya, dua proyek unggulan akan memperoleh pendampingan penyusunan feasibility study sehingga siap ditawarkan kepada investor dengan tingkat kesiapan yang lebih matang.

Berita Terkait

Tak Hanya Urus Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Turun ke Enggano Gerakan Orang Tua Asuh
Usai Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Imron Rosyadi Siapkan Pembuktian 
Masyarakat Adukan Dugaan Pelanggaran PT RAA ke Kapolda Bengkulu, Polisi Minta Data Pendukung
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Pemprov Bengkulu Siapkan Edaran Baru, Angkutan Batu Bara ODOL Terancam Sanksi
Taman Remaja Mulai Dikelola, Kendaraan Tidak Boleh Masuk
Jejak 100 Paket Sabu di Kepahiang, Polda Bengkulu Buru Pemasok Utama
Bank Bengkulu Naik Kelas, Nasabah Prioritas Kini Nikmati Fasilitas Premium di Bandara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16 WIB

Tak Hanya Urus Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Turun ke Enggano Gerakan Orang Tua Asuh

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:52 WIB

Usai Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Imron Rosyadi Siapkan Pembuktian 

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:43 WIB

Masyarakat Adukan Dugaan Pelanggaran PT RAA ke Kapolda Bengkulu, Polisi Minta Data Pendukung

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:33 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:21 WIB

Taman Remaja Mulai Dikelola, Kendaraan Tidak Boleh Masuk

Berita Terbaru

Nasional

Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:15 WIB