Hutama Karya Buka Peluang Lebar untuk UMKM di Rest Area Tol Bengkulu–Taba

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutama Karya buka peluang besar bagi UMKM untuk mengisi rest area Tol Bengkulu–Taba Penanjung yang masih sepi. Sewa murah dan diskon hingga 50 persen ditawarkan.

Hutama Karya buka peluang besar bagi UMKM untuk mengisi rest area Tol Bengkulu–Taba Penanjung yang masih sepi. Sewa murah dan diskon hingga 50 persen ditawarkan.

BENGKULUBAROMETER – PT Hutama Karya (HK) terus mencari cara agar rest area di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) bisa lebih hidup. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengisi tenant yang masih kosong.

Upaya ini dilakukan karena tingkat keterisian tenant di rest area tersebut masih sangat rendah. Dari total 34 unit yang tersedia di rest area KM 5 A dan B, saat ini baru tiga unit yang terisi.

Kepala Regional Sumbagsel PT Hutama Karya Divisi Operasi dan Pemeliharaan, Arief Yeri Krisnanto, mengatakan kondisi ini justru menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

“Masih sangat terbuka peluang bagi UMKM untuk bergabung. Saat ini tingkat okupansinya memang masih rendah,” ujar Arief saat kegiatan gathering bersama media di Bengkulu, Sabtu 18 April 2026.

Untuk menarik minat pelaku usaha, Hutama Karya menawarkan tarif sewa yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp900 ribu per bulan. Bahkan, perusahaan juga memberikan berbagai kemudahan tambahan.

Baca Juga :  Tanpa Petahana, DPRD Bengkulu Tetapkan Tujuh Besar Calon Komisioner KPID

“Kalau ada yang berminat, kita bisa beri diskon sewa. Sebelumnya bahkan sempat ada potongan hingga 50 persen untuk periode tertentu,” jelasnya.

Menurut Arief, kebijakan ini merupakan bentuk dukungan HK terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya UMKM di Bengkulu. Dengan hadirnya berbagai usaha di rest area, diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi baru di sepanjang jalur tol.

Di sisi lain, kondisi lalu lintas di ruas Tol Bengtaba sebenarnya menunjukkan tren positif. Volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak lalu lintas terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan mencapai 5.893 unit per hari. Angka ini menunjukkan bahwa mobilitas di jalur tersebut cukup tinggi.

Namun, tingginya volume kendaraan tersebut belum sejalan dengan jumlah pengguna yang singgah di rest area. Saat ini, rata-rata hanya sekitar 70 kendaraan per hari yang berhenti.

“Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Artinya, kita harus membuat rest area ini lebih menarik agar pengguna tol mau singgah,” kata Arief.

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Rejang Lebong, Progres 61 Persen

Ia menilai kehadiran UMKM dengan berbagai produk lokal bisa menjadi daya tarik utama. Mulai dari kuliner khas Bengkulu hingga produk kerajinan tangan diharapkan mampu menarik minat pengguna jalan tol untuk beristirahat.

“Kalau pilihan usahanya banyak dan menarik, tentu pengguna jalan akan lebih tertarik untuk mampir,” tambahnya.

Ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung sendiri memiliki panjang sekitar 17 kilometer dan merupakan bagian dari pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Bengkulu.

Keberadaan tol ini diharapkan dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, untuk kelanjutan pembangunan tol hingga Lubuklinggau, pihak Hutama Karya belum bisa memastikan jadwalnya.

“Untuk tahun ini, sepengetahuan kami belum ada rencana lanjutan. Tapi kami tetap optimistis ke depan proyek ini bisa dilanjutkan,” ujar Arief.

Ia menambahkan, kelanjutan proyek tersebut sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meyakinkan pihak terkait.

Penulis : Windi junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tedakwa Dugaan Kasus Penggelapan Uang Perusahan, Juga Dilaporkan Dugaan TPPU
Korem 041/Gamas Lestarikan Budaya Bangsa, Ajang Seni Jadi Perekat Kebersamaan Antar Satuan
Tawa Anak Papua Pecah Saat Satgas Damai Cartenz Datangi Panti Asuhan, Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan di Keerom
Brigjen Pol Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik, Lemhannas Kukuhkan 85 Alumni P3N Angkatan XXVII
Desk Ketenagakerjaan Polri Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Rp10 Miliar
DPD RI Pastikan Harga Sawit Akan Kembali Normal, Petani Diminta Tetap Tenang
Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia di Arab Saudi
Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:00 WIB

Tedakwa Dugaan Kasus Penggelapan Uang Perusahan, Juga Dilaporkan Dugaan TPPU

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:59 WIB

Korem 041/Gamas Lestarikan Budaya Bangsa, Ajang Seni Jadi Perekat Kebersamaan Antar Satuan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:07 WIB

Tawa Anak Papua Pecah Saat Satgas Damai Cartenz Datangi Panti Asuhan, Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan di Keerom

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

Brigjen Pol Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik, Lemhannas Kukuhkan 85 Alumni P3N Angkatan XXVII

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:58 WIB

Desk Ketenagakerjaan Polri Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Rp10 Miliar

Berita Terbaru