Jembatan Garuda Jadi Penyelamat Pelajar, Kini Siswa Tak Lagi Takut Terjebak Banjir Sungai

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Garuda di Rejang Lebong menjadi penyelamat bagi pelajar SDN 111. Kini siswa tidak lagi kesulitan menuju sekolah saat sungai meluap dan musim hujan tiba.

Jembatan Garuda di Rejang Lebong menjadi penyelamat bagi pelajar SDN 111. Kini siswa tidak lagi kesulitan menuju sekolah saat sungai meluap dan musim hujan tiba.

BENGKULUBAROMETER – Kehadiran Jembatan Garuda di Kabupaten Rejang Lebong membawa perubahan besar bagi warga, terutama para pelajar yang selama ini kesulitan menuju sekolah akibat akses yang terbatas dan berbahaya.

Salah satu yang merasakan manfaat langsung dari jembatan tersebut adalah Azril, siswa SD Negeri 111 Rejang Lebong. Ia mengaku kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan cepat dibandingkan sebelumnya.

Sebelum Jembatan Garuda dibangun, Azril dan warga lainnya harus menempuh perjalanan memutar yang cukup jauh untuk mencapai tujuan. Bahkan, tidak sedikit warga yang nekat menyeberangi sungai demi menghemat waktu perjalanan.

Namun kondisi itu sangat berisiko, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras. Akibatnya, banyak pelajar terpaksa tidak masuk sekolah karena akses menuju sekolah terputus.

Baca Juga :  Pelindo Bereskan Masalah Alur, Pengguna Jasa Tak Lagi Menunggu Pasang Surut

“Dulu kalau air sungai meluap kami tidak bisa sekolah. Kadang harus memutar jauh, kadang nekat menyeberang sungai,” ujar Azril.

Kini kondisi tersebut berubah setelah Jembatan Garuda berdiri kokoh menghubungkan Kelurahan Rimbo Recap dan Kelurahan Dwi Tunggal. Jembatan yang dibangun melalui gotong royong masyarakat bersama TNI Kodim 0409/Rejang Lebong itu menjadi jalur utama yang lebih aman bagi warga.

Kepala SD Negeri 111 Rejang Lebong, Khairul, mengatakan akses yang sulit selama bertahun-tahun menjadi salah satu kendala utama dalam meningkatkan jumlah siswa di sekolah tersebut.

Menurutnya, saat musim hujan, banyak siswa datang terlambat bahkan tidak masuk sekolah karena harus menghadapi kondisi sungai yang berbahaya.

“Sekarang dengan adanya Jembatan Garuda, perjalanan siswa dan orang tua menjadi lebih mudah. Anak-anak bisa datang ke sekolah dengan aman dan tepat waktu,” katanya.

Baca Juga :  Proyek Rekonstruksi di Lebong Tak Pakai APD? JMJKT: Abaikan Keselamatan Pekerja

Khairul optimistis kehadiran jembatan tersebut akan meningkatkan minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SD Negeri 111 karena akses yang kini jauh lebih baik.

Selain meningkatkan keselamatan pelajar, jembatan tersebut juga memberi rasa tenang bagi para orang tua yang sebelumnya khawatir terhadap risiko perjalanan anak-anak mereka setiap hari.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa infrastruktur sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap dunia pendidikan, terutama di daerah yang selama ini terkendala akses transportasi.

Dengan akses yang lebih aman dan lancar, harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut semakin terbuka lebar.

Berita Terkait

Jurnalis Bengkulu Gelar Aksi Solidaritas, Desak Basarnas Perpanjang Pencarian Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda
Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

Jurnalis Bengkulu Gelar Aksi Solidaritas, Desak Basarnas Perpanjang Pencarian Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Berita Terbaru