448 ASN Bengkulu Rampungkan Retret Merah Putih, Pemprov Perkuat Integritas dan Kepedulian Sosial

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 428 ASN Pemprov Bengkulu menuntaskan Retret Merah Putih berbasis rumah ibadah sebagai upaya memperkuat integritas, disiplin, dan kepedulian sosial aparatur.

Sebanyak 428 ASN Pemprov Bengkulu menuntaskan Retret Merah Putih berbasis rumah ibadah sebagai upaya memperkuat integritas, disiplin, dan kepedulian sosial aparatur.

BENGKULUBAROMETER – Sebanyak 448 Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, telah menuntaskan kegiatan Retret Merah Putih berbasis rumah ibadah. Program pembinaan rohani ini digagas oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sebagai upaya membentuk aparatur yang berintegritas, disiplin, dan peduli terhadap masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat pelepasan peserta Retret Merah Putih angkatan ke-VIII pada Kamis (29/1/2026). Ia didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syariandi, yang juga bertindak sebagai Koordinator Retret Merah Putih.

Herwan menjelaskan, Retret Merah Putih merupakan kegiatan pembinaan spiritual yang dilakukan selama 72 jam penuh di rumah ibadah. Selama mengikuti retret, para peserta menjalani pola latihan ibadah secara terstruktur sesuai tuntunan agama.

“Selama 72 jam peserta berada di masjid untuk melatih ibadah sesuai tuntunan Rasulullah dan para sahabat. Tujuannya meningkatkan iman, kedisiplinan salat lima waktu, memperbanyak ibadah sunnah, dzikir, serta membaca Al-Qur’an,” ujar Herwan.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu Turun Langsung, 2.100 Personel Disiagakan Amankan Pantai Saat Libur Lebaran

Menurut Herwan, pembinaan rohani ini menjadi fondasi penting dalam membangun karakter ASN yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Dengan spiritualitas yang kuat, diharapkan ASN mampu bekerja lebih ikhlas dan menjauhi perilaku yang merugikan masyarakat.

Selain pembinaan ibadah, peserta juga dibekali nilai-nilai musyawarah dan kebersamaan. Mereka diajak berdiskusi serta memperkuat komunikasi antarpegawai lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Retret ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. ASN dilatih untuk peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya,” kata Herwan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diarahkan untuk melakukan pendataan sosial di lingkungan sekitar masjid. Data yang dikumpulkan meliputi anak yatim, warga kurang mampu, rumah tidak layak huni, serta masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Data tersebut nantinya akan menjadi bahan tindak lanjut bagi pemerintah daerah melalui program-program bantuan yang sudah ada. Dengan cara ini, kegiatan retret tidak berhenti pada pembinaan internal ASN, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu Turun ke Pasar: Harga Naik, Tapi Masih Batas Wajar

Koordinator Retret Merah Putih, Syariandi, mengatakan bahwa angkatan ke-VIII diikuti oleh 62 peserta dari 11 OPD. Di antara peserta terdapat tujuh pejabat eselon II yang turut terlibat langsung dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Minggu, dengan total durasi 72 jam. Alhamdulillah, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kesungguhan,” ujar Syariandi.

Ia menambahkan, Retret Merah Putih menjadi bagian dari upaya Pemprov Bengkulu membangun aparatur yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Dengan selesainya angkatan ke-VIII, total peserta yang telah mengikuti program ini mencapai 448 ASN. Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak aparatur di masa mendatang.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB