Setahun Mengabdi, Brigif TP 37/HS Perkuat Ketahanan Pangan dan Keamanan Wilayah

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA UTARA – Memasuki usia satu tahun, Brigif TP 37/Hujur Siringgis (HS) Kodam I/Bukit Barisan tak hanya memperkuat kemampuan pertahanan. Satuan ini juga memperluas perannya di tengah masyarakat melalui program ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan hingga menjaga keamanan wilayah.

Puncak peringatan HUT ke-1 Brigif TP 37/HS digelar di Markas Yonif TP 904/Garamata (GM), Sabtu (22/8/2026). Perayaan berlangsung meriah dan melibatkan masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat dan senam bersama. Ribuan peserta ikut ambil bagian, mulai dari prajurit Brigif TP 37/HS, pelajar hingga masyarakat Kecamatan Laubaleng dan Mardingding.

Peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan hari jadi lima batalyon di bawah Brigif TP 37/HS, yakni Yonif TP 904/GM, Yonif TP 905/TS, Yonif TP 906/SLG, Yonif TP 907/DS dan Yonif TP 908/GD.

Sementara Yonif TP 955/HS menjadwalkan peringatan hari jadinya secara terpisah karena memiliki tanggal berdiri yang berbeda.

Komandan Brigif TP 37/HS, Kolonel Inf Saiful Rizal, S.Hub.Int., M.H.I., mengatakan perjalanan satu tahun menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pengabdian satuan kepada negara dan masyarakat.

Menurut dia, tugas prajurit tidak berhenti pada peningkatan kemampuan tempur dan patroli keamanan. Jajaran Brigif TP 37/HS juga menjalankan berbagai program teritorial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, jajaran Brigif mengimplementasikan program pemberdayaan di bidang pertanian, peternakan, konstruksi, hingga kesehatan,” ujar Saiful Rizal.

Baca Juga :  Berikut 21 Korban Kebakaran Rumah di Kelurahan Pengantungan Bengkulu

Panen 40 Ton Jagung

Salah satu program yang menjadi perhatian berada di sektor pertanian. Yonif TP 906/SLG mengelola lahan produktif seluas lebih dari lima hektare.

Dari lahan tersebut, sekitar 40 ton jagung berhasil dipanen. Program itu diarahkan untuk ikut mendukung upaya swasembada dan ketahanan pangan di Sumatera Utara.

Tak hanya mengelola lahan pertanian, Yonif TP 906/SLG juga disebut ikut membantu menjaga keterjangkauan harga pangan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Salah satunya melalui upaya menekan harga telur bebek yang sebelumnya berada di kisaran Rp4.000 menjadi Rp3.000 per butir.

Program ketahanan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya Brigif TP 37/HS agar keberadaan satuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah penugasan.

Keamanan hingga Pembinaan Pelajar

Di bidang keamanan, Yonif TP 904/GM melakukan pemantauan dan patroli rutin di Kecamatan Laubaleng dan Mardingding. Kegiatan tersebut disebut berkontribusi menekan tawuran serta berbagai penyakit masyarakat atau pekat.

Selain menjaga keamanan, prajurit juga masuk ke lingkungan pendidikan untuk memberikan pembinaan wawasan kebangsaan kepada pelajar SMP dan SMA.

Program lainnya menyasar generasi muda yang memiliki keinginan menjadi anggota TNI maupun melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan.

“Kami juga aktif memberikan pembinaan wawasan kebangsaan di SMP dan SMA, serta mendampingi para pemuda yang berminat masuk TNI maupun sekolah kedinasan melalui pelatihan fisik dan mental secara gratis,” kata Saiful.

Baca Juga :  Dari Ibu Rumah Tangga hingga Pengusaha, Dugaan Investasi Bodong Rp20 Miliar Guncang Bengkulu

Camat Laubaleng, Robert Wagner Ginting, mengapresiasi keberadaan Brigif TP 37/HS dan Yonif TP 904/GM di wilayahnya.

Menurut Robert, kehadiran prajurit memberikan dampak tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Kehadiran prajurit tidak hanya menjamin keamanan, tetapi terbukti menggerakkan roda perekonomian lokal melalui program pemberdayaan. Kami berkomitmen melanjutkan kolaborasi dan sinergi ini demi kemajuan bersama,” ujar Robert.

Peringatan HUT tersebut turut dihadiri para komandan satuan jajaran Brigif TP 37/HS, di antaranya Danyonif TP 904/GM Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, Danyonif TP 905/TS Letkol Inf Sabar Marihot Simanjuntak, Danyonif TP 906/SLG Letkol Inf Rachmat Shaleh, Danyonif TP 907/DS Letkol Inf Jimat Suryo Utomo, Danyonif TP 908/GD Letkol Inf Chandra Jaya Maulana, serta Danyonif TP 955/HS Letkol Inf Samuel Lingga Hasudungan.

Kolonel Inf Saiful Rizal menegaskan usia satu tahun menjadi pijakan awal bagi Brigif TP 37/HS untuk meningkatkan pengabdian, baik dalam menjaga pertahanan maupun membantu masyarakat.

“Setahun sudah kami mengabdi. Di usia pertama ini, Brigif TP 37/HS berkomitmen menjadi garda terdepan pertahanan sekaligus sahabat masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta
Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI
KNMP di Bengkulu Bakal Diperluas, 11 Titik Disiapkan pada 2026
Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Nandar Munadi Sentil Kepala OPD: Jangan Jadikan SPI Sekadar Formalitas
DPRD Desak Polemik Mantan Guru SDIT Rabbani Segera Tuntas, Yayasan Diminta Penuhi Hak Guru
ESDM Bengkulu Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Ganggu Pasokan BBM
 1.600 Penumpang Bengkulu Terdampak, Penerbangan Batal Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:53 WIB

Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI

Rabu, 9 September 2026 - 16:34 WIB

KNMP di Bengkulu Bakal Diperluas, 11 Titik Disiapkan pada 2026

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 8 September 2026 - 16:26 WIB

Nandar Munadi Sentil Kepala OPD: Jangan Jadikan SPI Sekadar Formalitas

Berita Terbaru

HPMPI meminta pemerintah membuka peluang bagi 6.500 outlet Pertashop untuk menyalurkan BBM subsidi dan menjadi SPBU Kompak.

Berita Terkini

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB