BENGKULUBAROMETER – Provinsi Bengkulu kembali berada dalam status kewaspadaan tinggi. Mulai Jumat pagi, sebagian besar wilayah diprediksi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat akibat pergerakan Bibit Siklon Tropis 91S yang berada di koordinat 5.7 LS – 100.1 BT. Fenomena ini disebut BMKG memiliki dampak langsung bagi Bengkulu dan provinsi lain di pesisir barat Sumatra.
Bibit Siklon Tropis 91S diproyeksikan bergerak ke arah selatan hingga barat daya Bengkulu, kemudian berbelok menjauhi Indonesia pada siang sampai sore hari. Meski bergerak pergi, efeknya tetap terasa.
Hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi berpotensi melanda Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Nias hingga perairan selatan Banten. Nelayan, pelaku wisata bahari, dan warga pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya BPBD, agar meningkatkan status siaga.
“Semua pihak harus waspada. Jika ada potensi bencana sekecil apa pun, OPD terkait harus bergerak cepat untuk melindungi masyarakat,” tegas Helmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah diminta melakukan pemantauan 24 jam, termasuk menyiapkan jalur evakuasi, alat berat, armada darurat, serta sistem komunikasi cadangan.
Dengan cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung beberapa hari ke depan, pemerintah menekankan pentingnya langkah mitigasi, termasuk menghindari aktivitas di daerah rawan longsor dan aliran sungai berarus deras.









