BENGKULUBAROMETER – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Provinsi Bengkulu mulai memantapkan langkah menghadapi tahapan verifikasi partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Konsolidasi organisasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan, sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi partai menghadapi Pemilu 2029.
Hingga pertengahan tahun ini, kepengurusan Partai Perindo di Bengkulu telah terbentuk secara penuh di tingkat provinsi dan seluruh 10 kabupaten/kota. Tahapan berikutnya difokuskan pada penyempurnaan struktur organisasi di tingkat kecamatan, desa, hingga lingkungan RT dan RW.
Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu, Yurman Hamedi, mengatakan penguatan kelembagaan merupakan langkah strategis agar seluruh persyaratan verifikasi dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang ditetapkan penyelenggara pemilu.
“Penguatan kelembagaan partai menjadi prioritas kami dalam menghadapi Verifikasi Partai Politik 2027. Dengan struktur yang semakin lengkap hingga tingkat kecamatan dan desa, kami optimistis Partai Perindo Bengkulu memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujar Yurman dalam keterangan tertulisnya.
Saat ini, pembentukan kepengurusan telah berlangsung di 129 kecamatan di Provinsi Bengkulu. Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi daerah pertama yang menuntaskan pembentukan kepengurusan kecamatan secara penuh. Struktur tersebut telah memenuhi persyaratan administrasi, mulai dari keterwakilan perempuan minimal 30 persen, kepemilikan KTP sesuai domisili, hingga penggunaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Perindo berbasis digital.
DPW Partai Perindo menilai penyelesaian struktur organisasi merupakan pekerjaan utama dalam dua tahun ke depan. Selain Bengkulu Selatan, proses pembentukan kepengurusan kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, Seluma, dan Mukomuko juga terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Sementara itu, enam kabupaten lainnya masih menyelesaikan pembaruan data kepengurusan sekaligus mempercepat pembentukan struktur di tingkat kecamatan.
Untuk memastikan seluruh target berjalan sesuai jadwal, DPW menginstruksikan seluruh DPD kabupaten dan kota agar menyelesaikan pembentukan kepengurusan kecamatan paling lambat Agustus 2026. Evaluasi berkala juga akan dilakukan terhadap daerah yang dinilai belum mencapai target konsolidasi organisasi.
Sekretaris DPW Partai Perindo Bengkulu, Ismail Saleh, mengatakan proses verifikasi tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, melainkan menjadi momentum memperkuat kesiapan partai secara menyeluruh.
“Verifikasi partai bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif. Proses ini menjadi momentum memperkuat soliditas kader, memperluas jaringan organisasi, dan memastikan mesin partai bekerja efektif hingga tingkat bawah,” kata Ismail.
Menurutnya, keberhasilan membangun organisasi yang solid akan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika politik beberapa tahun mendatang.
Selain fokus pada penyempurnaan struktur organisasi, DPW Partai Perindo Bengkulu juga mulai menyusun strategi penguatan basis kader. Salah satu target yang dipasang adalah merekrut sedikitnya 5.000 anggota baru di seluruh wilayah Bengkulu.
Rekrutmen dilakukan melalui pendekatan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari komunitas lokal, kalangan pelajar, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat. Di saat yang sama, pembentukan kepengurusan anak ranting di tingkat RW dan RT terus didorong agar jaringan organisasi semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui langkah tersebut, DPW Partai Perindo Bengkulu menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029, termasuk meraih satu kursi di DPR RI serta menambah keterwakilan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
Partai juga terus memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen internal, termasuk kepala daerah yang didukung Perindo, anggota legislatif, mantan anggota legislatif, serta kader di berbagai tingkatan organisasi. Konsolidasi berkelanjutan itu diharapkan mampu menjaga soliditas partai sekaligus memperluas dukungan politik di Bengkulu.
Bagi DPW Partai Perindo Bengkulu, pembangunan organisasi yang kuat dipandang bukan hanya sebagai persiapan menghadapi verifikasi partai, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menghadapi kontestasi politik yang semakin kompetitif pada Pemilu 2029. Dengan struktur yang terus diperkuat hingga tingkat akar rumput, partai optimistis dapat membangun organisasi yang lebih solid, adaptif, dan siap menjawab tantangan politik di masa mendatang.









