BENGKULUBAROMETER – Suasana kesunyian dini hari di Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu, mendadak berubah duka. Seorang mahasiswa berinisial MR (20) ditemukan meninggal dunia di rumah keluarganya tepatnya di dalam kamar mandi, ironisnya kejadian ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-20. Peristiwa itu sontak mengagetkan keluarga dan warga sekitar.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anggota keluarga saat hendak melaksanakan ibadah Subuh. Saat itu, keluarga mendapati korban telah meninggal dunia di kamar mandi rumah dengan kondisi tergantung dan tali terikat di leher. Teriakan histeris spontan membangunkan penghuni rumah lain dan mengundang kedatangan warga sekitar yang ikut terkejut atas peristiwa tersebut.
Tak lama berselang warga berdatangan dan kejadian itu dilaporkan ke Polresta Bengkulu. Petugas piket bersama tim Inafis Satreskrim segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara. Proses penanganan dilakukan secara tertutup dengan menghormati keluarga korban.
Setelah pemeriksaan awal, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan visum luar. Pihak keluarga selanjutnya membawa jenazah kembali ke rumah duka di Jalan Iskandar, Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu, untuk disemayamkan.
Ketua RT 13 Kelurahan Tengah Padang, Heryanti Murti, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban telah lama tinggal di lingkungan itu dan dikenal sebagai pribadi pendiam serta tidak pernah menimbulkan persoalan di tengah warga.
“Yang bersangkutan dikenal baik dan sering membantu orang tuanya berjualan sembako. Kejadiannya diketahui saat Subuh,” ujar Heryanti saat dikonfirmasi.
Menurut Heryanti, pihak keluarga telah menyatakan menolak dilakukan autopsi lanjutan dan memilih proses pemakaman dilakukan secepatnya di TPU yang tidak jauh dari rumah duka. Keputusan tersebut diterima aparat setelah dilakukan penjelasan prosedural.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga sekitar yang mengenal korban sebagai sosok penurut dan ramah. Sejumlah tetangga tampak datang untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain berdasarkan pemeriksaan awal. Meski demikian, aparat tetap mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









