Nenek Nyaris Terjebak Kebakaran di Rumah Notaris Bengkulu, Berhasil Dievakuasi

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda rumah pribadi notaris Selviana Valentine di Tanah Patah, Kota Bengkulu pada Senin 17 Agustus 2026 malam. Seorang nenek yang kurang sehat berhasil dievakuasi, sementara petugas Damkar menyelamatkan sejumlah sertifikat dan berkas penting

Kebakaran melanda rumah pribadi notaris Selviana Valentine di Tanah Patah, Kota Bengkulu pada Senin 17 Agustus 2026 malam. Seorang nenek yang kurang sehat berhasil dievakuasi, sementara petugas Damkar menyelamatkan sejumlah sertifikat dan berkas penting

BENGKULUBAROMETER  – Kebakaran melanda rumah pribadi milik notaris Selviana Valentine di Jalan Museum Nomor 75, RT 09/RW 03, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Senin malam, 17 Agustus 2026. Seorang nenek yang sedang berada di dalam rumah dan diketahui dalam kondisi kurang sehat berhasil dievakuasi.

Warga bergerak cepat setelah mengetahui api mulai membesar. Perhatian pertama tertuju kepada penghuni rumah, terutama nenek yang kondisinya membutuhkan bantuan untuk keluar dari bangunan.

Ketua RT 09, Ratno Hadi, mengatakan informasi mengenai kebakaran diterimanya saat azan Magrib berkumandang. Ia mendapat telepon dari warga yang melihat asap mulai membesar dari rumah tersebut.

“Pas azan Magrib, kami ditelepon warga. Asap sudah mulai membesar, kami langsung lari ke sini. Angin juga kencang,” kata Ratno.

Menurut Ratno, pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri. Nenek yang berada di dalam rumah juga segera dibawa keluar ke tempat aman.

“Kalau pemilik rumah ada, pemilik rumahnya aman. Ada nenek yang agak sakit, itu sudah diamankan. Sudah langsung dievakuasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Penimbunan 2.400 Liter Bio Solar di Bengkulu Selatan, Satu Warga Kota Manna Jadi Tersangka

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan laporan pertama diterima melalui layanan darurat 112. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

“Pertama informasi kami 112. Nah, 112 ini tidak dikenakan pulsa. Segera hubungi Damkar 112. Karena begitu cepat melapor kepada kami, kami pasti cepat menindaklanjuti. Informasinya kami dapat, langsung kami terjun,” kata Yuliansyah.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas dari keluarga, api terlihat di bagian belakang rumah, terutama di sekitar plafon. Api kemudian membesar dan mengancam bagian lain bangunan.

“Kalau kita lihat, mungkin papan atau apa. Yang jelas informasinya dari keluarga, dari atas plafon. Di plafon itu apinya sudah merah di atas,” ujarnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Petugas masih berfokus pada proses pemadaman dan mencegah api menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.

Lokasi kebakaran yang berada di kawasan cukup padat membuat petugas mengerahkan seluruh unit pemadam. Langkah pertama yang dilakukan adalah melokalisasi api agar tidak merambat ke rumah warga di sisi kiri, kanan, maupun belakang bangunan.

Baca Juga :  Gubernur Helmi Hasan Ungkap Cita-cita Besar Almarhum Achmad Sardi untuk Kemajuan Bengkulu

“Yang jelas, kami lokalisir dulu. Artinya, mana yang bisa kami selamatkan. Kiri, kanan, belakang kami selamatkan. Baru kami melakukan pemadaman,” ujar Yuliansyah.

Menurut dia, memutus rambatan api menjadi prioritas dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Yang penting kuncinya, kiri kanan sudah tidak menyebar lagi. Artinya, rambatan api sudah kita putuskan. Itu yang lebih penting,” katanya.

Selain melakukan pemadaman, petugas membantu menyelamatkan barang dan dokumen penting dari dalam rumah. Sejumlah sertifikat serta berkas yang berkaitan dengan aktivitas notaris berhasil diamankan.

“Ada sertifikat-sertifikat tadi kita selamatkan. Kalau ada berkas notaris itu aman dan sebagainya kita selamatkan. Berkas bisa diamankan,” kata Yuliansyah.

Hingga proses penanganan berlangsung, Damkar memastikan belum ditemukan korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

“Korban tidak ada sampai saat ini,” ujar Yuliansyah.

Berita Terkait

ISPA di Kota Bengkulu Capai 5.156 Kasus, Enam Balita Meninggal karena Pneumonia
Gaji ASN Pindah ke Himbara, Ini yang Dikhawatirkan Pemprov Bengkulu
KPU Bengkulu Dapat Dukungan Hukum Kejaksaan, dari Bantuan hingga Pertimbangan Hukum
Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta
Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI
KNMP di Bengkulu Bakal Diperluas, 11 Titik Disiapkan pada 2026
Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Nandar Munadi Sentil Kepala OPD: Jangan Jadikan SPI Sekadar Formalitas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:32 WIB

ISPA di Kota Bengkulu Capai 5.156 Kasus, Enam Balita Meninggal karena Pneumonia

Jumat, 11 September 2026 - 12:48 WIB

Gaji ASN Pindah ke Himbara, Ini yang Dikhawatirkan Pemprov Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

KPU Bengkulu Dapat Dukungan Hukum Kejaksaan, dari Bantuan hingga Pertimbangan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:53 WIB

Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI

Berita Terbaru