Operasi Damai Cartenz Ajak Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Pasca Penangkapan Terduga KKB

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengajak masyarakat Papua Tengah untuk tetap menjaga situasi keamanan dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi terkait penanganan kasus terduga anggota KKB berinisial EK (18).

Imbauan tersebut disampaikan setelah aparat mengamankan EK di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (30/5/2026).

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan seluruh proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang,” kata Adarma.

Baca Juga :  Sultan Najamudin Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatera Sebagai Bencana Nasional

Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan tindakan hukum terhadap setiap pihak yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan maupun gangguan keamanan yang membahayakan masyarakat.

Menurut Adarma, stabilitas keamanan di Papua merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar berbagai upaya menjaga keamanan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan langkah pengamanan terhadap terduga anggota kelompok bersenjata merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Koperasi Banyak Mati Suri, Destita Dorong Sinkronisasi Aturan Pusat-Daerah

Ia menegaskan aparat akan tetap mengedepankan pendekatan hukum yang profesional serta menghormati hak-hak setiap warga negara selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Penegakan hukum dilakukan secara terukur, akuntabel, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujarnya.

Hingga kini, EK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz. Polisi memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Aparat berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya sehingga situasi keamanan di Intan Jaya tetap terjaga.

Berita Terkait

Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi
Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik
Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
Kejar-kejaran di Kota Bengkulu, Pasutri Diamankan Bersama 62 Paket Diduga Narkotika
Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu
Sehari KPK Geledah 3 Rumah di Kota Bengkulu, Dimulai Siang hingga Malam
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:43 WIB

Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi

Selasa, 1 September 2026 - 15:44 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB