BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menunjukkan keseriusannya dalam memajukan dunia pendidikan. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui sebuah program besar yang menyasar langsung jantung sistem pendidikan sehingga peningkatan kapasitas guru secara menyeluruh. Program upgrading ini digagas sebagai langkah strategis Pemkot Bengkulu bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bengkulu.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak akan mungkin tercapai tanpa meningkatkan kualitas para tenaga pendidik terlebih dahulu. Dengan latar belakang sebagai anak dari seorang guru, Dedy menyebut pendidikan sebagai sektor yang memiliki tempat paling spesial dalam perjalanan hidup dan kariernya.
“Insya Allah ke depan, semua program pemerintah akan berpihak kepada pendidikan. Guru-guru kita harus naik kelas, harus mendapatkan upgrading, pelatihan, dan penguatan kemampuan yang relevan dengan perubahan zaman,” tegas Dedy dalam pernyataannya, Selasa 9 Desember 2025
Program peningkatan kapasitas ini dirancang komprehensif dan tidak sekadar pelatihan seremonial. Pemkot Bengkulu memastikan bahwa isi program benar-benar menyentuh kebutuhan guru masa kini, mulai dari penyegaran materi ajar, teknik mengajar inovatif, literasi digital, hingga penguatan soft skill seperti kemampuan komunikasi, leadership, manajemen kelas, dan pendekatan psikologi siswa.
Dari hasil koordinasi dengan PGRI Bengkulu, pelatihan dirancang dengan model bertahap. Guru SD, SMP, hingga tingkat PAUD akan mendapatkan modul yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Guru-guru akan didampingi mentor profesional dan praktisi pendidikan yang berpengalaman.
PGRI menilai bahwa tantangan pendidikan semakin kompleks. Penguasaan teknologi tidak lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak. Guru dituntut mampu mengelola kelas digital, menyiapkan bahan ajar berbasis aplikasi, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dalam proses belajar-mengajar.
Dedy Wahyudi menekankan bahwa persaingan global tidak bisa dihadapi dengan pola pendidikan lama. Siswa perlu dibentuk menjadi pribadi yang kritis, kreatif, dan berkarakter. Ia ingin semua guru Bengkulu menjadi penggerak lahirnya generasi unggul.
“Anak-anak kita ke depan akan hidup di dunia yang sangat kompetitif. Karena itu, guru harus diberikan bekal agar memiliki kemampuan menghadapi dunia baru itu. Pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi membentuk karakter dan masa depan,” kata Dedy.
Pemkot Bengkulu juga melihat bahwa upgrading guru dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri di kota tersebut. Banyak sekolah swasta maupun sekolah dengan fasilitas lengkap kini menjadi rujukan, sehingga sekolah-sekolah daerah harus tampil lebih baik. Peningkatan SDM pendidik adalah langkah terbaik untuk mengejar kesenjangan mutu.
Dalam kerangka kerja sama tersebut, PGRI berperan sebagai penyusun kurikulum pelatihan, penyedia mentor, dan pusat evaluasi. Sementara Pemkot Bengkulu fokus menyediakan dukungan anggaran, fasilitas, dan kebijakan daerah yang memperkuat jalannya program dari awal sampai akhir.
Program upgrading guru Bengkulu ini juga dirancang tidak hanya berlangsung sekali, tetapi berkesinambungan. Setiap guru akan mengikuti penilaian portofolio dan evaluasi hasil pelatihan. Guru-guru yang menunjukkan peningkatan signifikan akan menjadi role model dan coach bagi rekan sejawat.
Pelatihan ini tidak hanya menyasar guru sebagai individu, tetapi juga mendorong transformasi sekolah secara institusional. Sekolah dituntut memiliki strategi pembelajaran yang adaptif, lebih ramah teknologi, serta mampu mengembangkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Selain itu, Pemkot Bengkulu menekankan pentingnya menciptakan budaya belajar yang positif, termasuk di kalangan kepala sekolah. Kepala sekolah akan mendapat pelatihan khusus terkait manajemen pendidikan, kepemimpinan sekolah, hingga strategi peningkatan mutu berbasis data.
Dengan demikian, program ini bergerak bukan hanya menguatkan guru, tetapi menguatkan seluruh ekosistem pendidikan Kota Bengkulu.
Dengan adanya program ini, Pemkot Bengkulu berharap kualitas pendidikan daerah bisa meningkat signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Anak-anak Bengkulu diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kompeten, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Upgrading guru ini juga diproyeksikan menjadi salah satu program unggulan Walikota Dedy Wahyudi dalam memperbaiki pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.
“Kalau gurunya hebat, Insya Allah muridnya juga akan hebat. Kota Bengkulu sangat siap menuju pendidikan yang lebih maju,” tutup Dedy penuh optimisme
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









