Pemkot Bengkulu Upgrading Guru Besar-Besaran, Semua Guru Wajib Naik Kelas

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Bengkulu Rony Tobing, yang akan melakukan Upgrading Guru

Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Bengkulu Rony Tobing, yang akan melakukan Upgrading Guru

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menunjukkan keseriusannya dalam memajukan dunia pendidikan. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui sebuah program besar yang menyasar langsung jantung sistem pendidikan sehingga peningkatan kapasitas guru secara menyeluruh. Program upgrading ini digagas sebagai langkah strategis Pemkot Bengkulu bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bengkulu.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak akan mungkin tercapai tanpa meningkatkan kualitas para tenaga pendidik terlebih dahulu. Dengan latar belakang sebagai anak dari seorang guru, Dedy menyebut pendidikan sebagai sektor yang memiliki tempat paling spesial dalam perjalanan hidup dan kariernya.

“Insya Allah ke depan, semua program pemerintah akan berpihak kepada pendidikan. Guru-guru kita harus naik kelas, harus mendapatkan upgrading, pelatihan, dan penguatan kemampuan yang relevan dengan perubahan zaman,” tegas Dedy dalam pernyataannya, Selasa 9 Desember 2025

Program peningkatan kapasitas ini dirancang komprehensif dan tidak sekadar pelatihan seremonial. Pemkot Bengkulu memastikan bahwa isi program benar-benar menyentuh kebutuhan guru masa kini, mulai dari penyegaran materi ajar, teknik mengajar inovatif, literasi digital, hingga penguatan soft skill seperti kemampuan komunikasi, leadership, manajemen kelas, dan pendekatan psikologi siswa.

Dari hasil koordinasi dengan PGRI Bengkulu, pelatihan dirancang dengan model bertahap. Guru SD, SMP, hingga tingkat PAUD akan mendapatkan modul yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Guru-guru akan didampingi mentor profesional dan praktisi pendidikan yang berpengalaman.

Baca Juga :  Helmi Hasan Ajak ASN Bengkulu Kembali ke Iman

PGRI menilai bahwa tantangan pendidikan semakin kompleks. Penguasaan teknologi tidak lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak. Guru dituntut mampu mengelola kelas digital, menyiapkan bahan ajar berbasis aplikasi, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dalam proses belajar-mengajar.

Dedy Wahyudi menekankan bahwa persaingan global tidak bisa dihadapi dengan pola pendidikan lama. Siswa perlu dibentuk menjadi pribadi yang kritis, kreatif, dan berkarakter. Ia ingin semua guru Bengkulu menjadi penggerak lahirnya generasi unggul.

“Anak-anak kita ke depan akan hidup di dunia yang sangat kompetitif. Karena itu, guru harus diberikan bekal agar memiliki kemampuan menghadapi dunia baru itu. Pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi membentuk karakter dan masa depan,” kata Dedy.

Pemkot Bengkulu juga melihat bahwa upgrading guru dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri di kota tersebut. Banyak sekolah swasta maupun sekolah dengan fasilitas lengkap kini menjadi rujukan, sehingga sekolah-sekolah daerah harus tampil lebih baik. Peningkatan SDM pendidik adalah langkah terbaik untuk mengejar kesenjangan mutu.

Dalam kerangka kerja sama tersebut, PGRI berperan sebagai penyusun kurikulum pelatihan, penyedia mentor, dan pusat evaluasi. Sementara Pemkot Bengkulu fokus menyediakan dukungan anggaran, fasilitas, dan kebijakan daerah yang memperkuat jalannya program dari awal sampai akhir.

Baca Juga :  Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Saat di Hari Ulang Tahun

Program upgrading guru Bengkulu ini juga dirancang tidak hanya berlangsung sekali, tetapi berkesinambungan. Setiap guru akan mengikuti penilaian portofolio dan evaluasi hasil pelatihan. Guru-guru yang menunjukkan peningkatan signifikan akan menjadi role model dan coach bagi rekan sejawat.

Pelatihan ini tidak hanya menyasar guru sebagai individu, tetapi juga mendorong transformasi sekolah secara institusional. Sekolah dituntut memiliki strategi pembelajaran yang adaptif, lebih ramah teknologi, serta mampu mengembangkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Selain itu, Pemkot Bengkulu menekankan pentingnya menciptakan budaya belajar yang positif, termasuk di kalangan kepala sekolah. Kepala sekolah akan mendapat pelatihan khusus terkait manajemen pendidikan, kepemimpinan sekolah, hingga strategi peningkatan mutu berbasis data.

Dengan demikian, program ini bergerak bukan hanya menguatkan guru, tetapi menguatkan seluruh ekosistem pendidikan Kota Bengkulu.

Dengan adanya program ini, Pemkot Bengkulu berharap kualitas pendidikan daerah bisa meningkat signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Anak-anak Bengkulu diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kompeten, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Upgrading guru ini juga diproyeksikan menjadi salah satu program unggulan Walikota Dedy Wahyudi dalam memperbaiki pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.

“Kalau gurunya hebat, Insya Allah muridnya juga akan hebat. Kota Bengkulu sangat siap menuju pendidikan yang lebih maju,” tutup Dedy penuh optimisme

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kejati Bengkulu Geledah 8 Lokasi di 3 Provinsi, Dugaan Korupsi Proyek PLN PLTA Musi Menguat
Edwar Samsi: Pilkada Lewat DPRD Pangkas Hak Rakyat, PDI Perjuangan Bengkulu Menolak Keras
Rumah Mantan Kadis Tambang BU Digeledah, Kejati Bengkulu Kejar TSK Baru
PLTA Musi Digerebek! Kejati Bengkulu Geledah 3 Kota, Ungkap Dugaan Kasus Korupsi Proyek PLN
Selama 17 Tahun Diduga Ilegal, Ratusan Warga  5 Kecamatan Desak Hentikan Aktivitas PT RAA
Mega Korupsi Tambang: Mantan Kadis Pertambangan BU Era 2007 Resmi Ditahan Kejati
Divonis 5,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Minta Usut Aktor Lain di Balik Korupsi DPRD Kaur
Lahan Hampir 10 Hektare Dipersoalkan, Pemprov Bengkulu Pastikan Sekolah Rakyat Jalan Terus
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:02 WIB

Kejati Bengkulu Geledah 8 Lokasi di 3 Provinsi, Dugaan Korupsi Proyek PLN PLTA Musi Menguat

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:36 WIB

Edwar Samsi: Pilkada Lewat DPRD Pangkas Hak Rakyat, PDI Perjuangan Bengkulu Menolak Keras

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:06 WIB

Rumah Mantan Kadis Tambang BU Digeledah, Kejati Bengkulu Kejar TSK Baru

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:47 WIB

PLTA Musi Digerebek! Kejati Bengkulu Geledah 3 Kota, Ungkap Dugaan Kasus Korupsi Proyek PLN

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:49 WIB

Selama 17 Tahun Diduga Ilegal, Ratusan Warga  5 Kecamatan Desak Hentikan Aktivitas PT RAA

Berita Terbaru

Bank Raya Indonesia mendorong inklusi keuangan digital melalui Program Pesta Raya dan Raya Poin Flash Sale. Nasabah bisa tukar poin dengan hadiah menarik hingga mobil listrik.

Berita Terkini

Bank Raya Gencarkan Inklusi Keuangan Digital Lewat Program Pesta Raya

Jumat, 16 Jan 2026 - 20:21 WIB