Waka 1 Turun Langsung Sidak PLTU Pulau Baai, Tegaskan Listrik Bengkulu Harus Jadi Prioritas

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Keluhan masyarakat soal listrik yang sering padam di berbagai daerah di Provinsi Bengkulu akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Bengkulu. Selasa siang, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke PLTU Pulau Baai.

Sidak ini dilakukan setelah DPRD menerima banyak laporan masyarakat dari Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, hingga Kaur. Warga mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, serta layanan rumah tangga. Selain persoalan listrik, isu pengelolaan limbah PLTU juga ikut menjadi perhatian.

Dalam sidak tersebut, Teuku Zulkarnain bersama Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu meninjau langsung fasilitas pembangkit, termasuk sistem pembuangan dan pengolahan limbah. Ia menegaskan, kehadiran DPRD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan hak masyarakat Bengkulu benar-benar terpenuhi.

Baca Juga :  Destita Perjuangkan Kouta Haji Bengkulu. Minta Kejelasan Pemerintah Pusat  

PLTU Pulau Baai sendiri diketahui mampu memproduksi listrik hingga sekitar 1 miliar kWh per tahun. Namun ironisnya, di saat kapasitas produksi besar, sebagian wilayah Bengkulu justru masih mengalami krisis pasokan listrik.

“Kami ingin memastikan secara langsung apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Bengkulu ini penghasil listrik, tapi justru masyarakatnya masih sering gelap,” ujar Teuku dengan nada tegas.

Dari penjelasan pihak PLTU, terungkap bahwa pasokan listrik dari berbagai pembangkit di Bengkulu, termasuk PLTU Pulau Baai dan PLTA, sebagian besar disalurkan ke luar provinsi. Fakta ini membuat Teuku Zulkarnain menyatakan kekecewaannya terhadap kebijakan distribusi listrik yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat lokal.

Baca Juga :  Timbun BBM Nelayan Kampung Melayu, Polda Bengkulu Sita 4.000 Liter Bio Solar Subsidi

Menurutnya, Bengkulu tidak boleh hanya menjadi daerah produsen, sementara manfaatnya justru lebih banyak dirasakan daerah lain. Ia menegaskan bahwa kebutuhan listrik di Bengkulu harus menjadi prioritas utama sebelum dilakukan suplai ke provinsi tetangga.

“Seharusnya kebutuhan Bengkulu dipenuhi dulu. Jangan sampai masyarakat kita terus dirugikan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat akan memanggil PLN Bengkulu untuk meminta penjelasan resmi. Teuku Zulkarnain menegaskan pemanggilan ini bertujuan mencari solusi konkret, bukan sekadar formalitas.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Teuku Zulkarnain sebagai pimpinan DPRD yang responsif terhadap keluhan rakyat. Ia menegaskan akan terus mengawal persoalan listrik hingga ada perbaikan nyata yang dirasakan masyarakat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Sidodadi Kepahiang Geram, Tiang PLN Berdiri 15 Tahun Tapi Kabel Masih Semrawut dan Membahayakan
Atlet Menembak Muda Asal Kepahiang Mewakili Bengkulu ke Pra-PON dan PON 2028.
Residivis 9 Kali Kembali Beraksi, Diduga Pelaku Diringkus Hanya 5 Jam Setelah Beraksi
Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Minta Ganti Rugi hingga Rp80 Juta, DPRD Minta Penertiban Jangan Gegabah
Naiknya Nilai Tukar Dolar, Berdampak Dengan Properti Rumah Subsidi
Vonis Berat Korupsi PHL Perumda Tirta Hidayah, Samsu Bahari Dibebani Uang Pengganti Rp10,8 Miliar
STuEB Kritik Sistem Kelistrikan Terpusat, Blackout Sumatera Dinilai Bukti Lemahnya Energi Fosil
Kejati Bengkulu Lawan Vonis Bebas Korupsi Tol, Kasasi Resmi Diajukan ke Mahkamah Agung
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:41 WIB

Warga Sidodadi Kepahiang Geram, Tiang PLN Berdiri 15 Tahun Tapi Kabel Masih Semrawut dan Membahayakan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:27 WIB

Atlet Menembak Muda Asal Kepahiang Mewakili Bengkulu ke Pra-PON dan PON 2028.

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:37 WIB

Residivis 9 Kali Kembali Beraksi, Diduga Pelaku Diringkus Hanya 5 Jam Setelah Beraksi

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Minta Ganti Rugi hingga Rp80 Juta, DPRD Minta Penertiban Jangan Gegabah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:10 WIB

Naiknya Nilai Tukar Dolar, Berdampak Dengan Properti Rumah Subsidi

Berita Terbaru