Jalan Baru di Lebong Rusak, Diduga Akibat Dilintasi Alat Berat Dozan 320

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat jenis Dozan 320 tanpa menggunakan alas atau landasan, Jumat malam (31/10/25). (foto: Aan Ade Putrabengkulubarometer.com/)

Alat berat jenis Dozan 320 tanpa menggunakan alas atau landasan, Jumat malam (31/10/25). (foto: Aan Ade Putrabengkulubarometer.com/)

Lebong – Ironis, proyek pembangunan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, yang baru saja dibangun oleh PT Pebana Adi Sarana pada tahun anggaran 2025, kini mengalami kerusakan.

Jalan yang baru seumur jagung itu tampak retak dan hancur, diduga akibat dilintasi alat berat jenis Dozan 320 tanpa menggunakan alas atau landasan, Jumat malam (31/10/25).

Jalan tersebut merupakan akses utama menuju Desa Tambang Sawah, Pinang Belapis. Kerusakan jalan langsung dipantau oleh Kepala Desa bersama tokoh masyarakat pada Sabtu (1/11/25).

Berdasarkan informasi di lapangan, kerusakan ini diduga disebabkan oleh aktivitas pihak PT SMT yang menjalankan alat berat Dozan 320 di atas badan jalan tanpa pelindung dasar. Akibatnya, permukaan jalan mengalami retakan dan lubang di beberapa titik.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Tekankan Disiplin SOP dalam Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

Salah satu tokoh masyarakat, Arfan, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi jalan desa kami ini. Selama ini kami berharap pemerintah provinsi dapat membangun jalan tersebut, dan alhamdulillah harapan itu akhirnya terwujud. Namun dengan adanya tindakan para kontraktor ini, kami sangat menyesalkan perbuatan mereka. Kami anggap mereka bersikap semena-mena dan tidak menghargai hasil pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Zulkarnain menegaskan bahwa pihak perusahaan harus bertanggung jawab dan segera memperbaiki jalan yang telah rusak.

Baca Juga :  Helmi Hasan Ajak ASN Bengkulu Kembali ke Iman

“Kami sangat menyayangkan sikap tidak bertanggung jawab seperti ini. Jalan ini baru selesai dikerjakan, tapi sudah rusak karena kelalaian pihak tertentu. Kami berharap perusahaan segera memperbaikinya,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media.

Dari hasil pantauan di lokasi, kondisi jalan terlihat mengalami keretakan parah dan berlubang di beberapa titik. Pemerintah desa bersama pihak perusahaan pemilik alat berat serta kontraktor pelaksana, PT Pebana Adi Sarana, hingga kini masih berupaya mencari solusi untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Berita Terkait

Disnakertrans Kawal Sinergi Pusat-Daerah, Pastikan Kesejahteraan Buruh Tepat Sasaran
Pelindo Bengkulu Setor Rp1,6 Miliar PBB, Jadi Penyumbang Terbesar untuk PAD Kota
Direktur Kepatuhan Baru Dilantik, Helmi Hasan: Jangan Ada Celah Penyimpangan di Bank Bengkulu
Kejari Tanjabbar Sikat Korupsi Sawit! Rp17,9 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan
Pledoi Mengguncang! Pengacara Bebby Hussy Tegaskan Tak Ada Korupsi, Ini Murni Bisnis Legal
Keselamatan Kereta Api Harus Dibangun dari Sistem, Bukan Sekadar Wacana
Lawan Krisis Ekologi, Gubernur Helmi Jadi Contoh Gerakan Pohon Asuh
Resmi Dilantik, Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Siap Perkuat Penegakan Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:18 WIB

Disnakertrans Kawal Sinergi Pusat-Daerah, Pastikan Kesejahteraan Buruh Tepat Sasaran

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Pelindo Bengkulu Setor Rp1,6 Miliar PBB, Jadi Penyumbang Terbesar untuk PAD Kota

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Direktur Kepatuhan Baru Dilantik, Helmi Hasan: Jangan Ada Celah Penyimpangan di Bank Bengkulu

Kamis, 30 April 2026 - 13:16 WIB

Kejari Tanjabbar Sikat Korupsi Sawit! Rp17,9 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan

Rabu, 29 April 2026 - 22:51 WIB

Keselamatan Kereta Api Harus Dibangun dari Sistem, Bukan Sekadar Wacana

Berita Terbaru