Tekan Penyebaran Rabies, 5 Daerah Jadi Target Utama Vaksinasi

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN: Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Disnakkeswan Bengkulu, Indah Permatasari, menyatkan 5 Kabupaten jadi target utama Vaksinasi

SAMPAIKAN: Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Disnakkeswan Bengkulu, Indah Permatasari, menyatkan 5 Kabupaten jadi target utama Vaksinasi

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan lima daerah sebagai prioritas utama dalam program vaksinasi rabies tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menekan penyebaran penyakit yang masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah.

Kelima daerah tersebut yakni Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Lebong. Wilayah ini dipilih karena memiliki populasi hewan penular rabies yang cukup tinggi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Disnakkeswan Bengkulu, Indah Permatasari, mengatakan penentuan daerah prioritas dilakukan berdasarkan tingkat risiko di lapangan.

Baca Juga :  Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

“Daerah-daerah ini menjadi fokus karena risikonya tinggi, sehingga vaksinasi kita arahkan ke sana,” ujar Indah, Selasa 14 April 2026.

Ia menjelaskan, vaksin rabies yang saat ini tersedia berasal dari bantuan pemerintah pusat sebanyak 2.000 dosis yang diterima sebelum Ramadan. Vaksin tersebut langsung didistribusikan ke daerah prioritas.

Baca Juga :  Bengkulu Siaga! TNI-Polri dan Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

Selain itu, pemerintah daerah juga telah merencanakan pengadaan tambahan sekitar 2.000 dosis vaksin untuk tahun ini. Namun, proses pengadaan masih menunggu persetujuan dari PPKAD.

Menurut Indah, meskipun jumlah vaksin terbatas, strategi distribusi yang tepat dapat membantu menekan penyebaran rabies secara efektif.

“Yang penting bukan hanya jumlah, tapi bagaimana kita fokuskan ke daerah yang memang paling membutuhkan,” jelasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

ISPA di Kota Bengkulu Capai 5.156 Kasus, Enam Balita Meninggal karena Pneumonia
Gaji ASN Pindah ke Himbara, Ini yang Dikhawatirkan Pemprov Bengkulu
KPU Bengkulu Dapat Dukungan Hukum Kejaksaan, dari Bantuan hingga Pertimbangan Hukum
Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta
Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI
KNMP di Bengkulu Bakal Diperluas, 11 Titik Disiapkan pada 2026
Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Nandar Munadi Sentil Kepala OPD: Jangan Jadikan SPI Sekadar Formalitas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:32 WIB

ISPA di Kota Bengkulu Capai 5.156 Kasus, Enam Balita Meninggal karena Pneumonia

Jumat, 11 September 2026 - 12:48 WIB

Gaji ASN Pindah ke Himbara, Ini yang Dikhawatirkan Pemprov Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

KPU Bengkulu Dapat Dukungan Hukum Kejaksaan, dari Bantuan hingga Pertimbangan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:53 WIB

Sidang Perdana Kasus Modus Jabatan Dirut Bank Bengkulu, Terdakwa Didakwa Rugikan Korban Rp550 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Tawaran Hak Rp20 Juta per Orang Belum Disepakati, Tiga Eks Guru SDIT Rabbani Pertimbangkan ke PHI

Berita Terbaru