Jalan Inggris di Seluma Ditarget Mulai Dibangun 2026 Anggaran Rp 600 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waka 1 DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain menyelaskan Proses PAW Ketua DPRD Provinsi Bengkulu

Waka 1 DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain menyelaskan Proses PAW Ketua DPRD Provinsi Bengkulu

BENGKULUBAROMETER – Harapan panjang warga Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya menemukan titik terang. Jalan Pembangunan masa Inggris yang menghubungkan Desa Pasar Seluma dengan pusat Kecamatan Ilir Talo, dipastikan mulai dibangun pada tahun 2026. Jalan yang selama bertahun-tahun rusak dan sulit dilalui itu masuk dalam prioritas pembangunan pemerintah melalui skema, Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah/IJD serta dukungan APBD Provinsi Bengkulu 2026.

Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE, setelah menerima pemberitahuan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Menurutnya, masuknya Jalan Inggris ke daftar prioritas IJD merupakan kabar besar bagi masyarakat Seluma, terutama Ilir Talo, yang selama puluhan tahun bergantung pada infrastruktur minim.

“Ini bukan kabar kecil. Usulan perbaikan Jalan Inggris sudah masuk dalam prioritas IJD. Program ini juga bagian dari perjuangan DPRD Provinsi Bengkulu, khususnya dapil Seluma,” ujar Teuku.

Baca Juga :  Lanjut Aksi Bersih Pantai Panjang, Korem 041/Gamas Sasar Sampah Plastik di Depan Sport Center

Meski masuk dalam program nasional, Teuku menegaskan pembangunan jalan itu tidak sepenuhnya ditanggung IJD. Ada sejumlah segmen yang tidak terakomodasi dalam porsi pemerintah pusat. Karena itu, APBD Provinsi Bengkulu akan mengambil peran strategis untuk memastikan seluruh ruas Jalan Inggris benar-benar tuntas.

“Pembangunan melalui IJD tidak selesai sampai ujung jalan. Sisanya akan dilanjutkan melalui APBD Provinsi Bengkulu agar jalur ini benar-benar tuntas dan bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya.

Politisi PAN ini menyebutkan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan porsi anggaran besar untuk infrastruktur tahun 2026. Dalam pembahasan bersama Badan Anggaran dan TAPD, tercatat total anggaran Rp600 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan dan gedung.

Anggaran tersebut tidak hanya menyasar Jalan Inggris, tetapi juga. Peningkatan sejumlah ruas jalan provinsi di berbagai kabupaten, Rehabilitasi fasilitas pendidikan, Program penunjang pembangunan yang masuk dalam agenda Pemprov Bengkulu Bantu Rakyat.

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Melonjak Jelang Ramadan, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman

Jalan Inggris selama bertahun-tahun menjadi “urat nadi” warga yang terjebak dalam kesulitan panjang. Kondisi rusak berat, berlumpur saat hujan, serta minimnya perhatian anggaran membuat akses Ilir Talo berada dalam keterisolasian lama. Jalur tersebut sering menjadi keluhan karena menghambat distribusi hasil pertanian, layanan kesehatan, hingga pendidikan.

Dengan menggabungkan pendanaan IJD dan APBD, DPRD Provinsi Bengkulu optimistis jalan ini akan menjadi akses layak pertama yang benar-benar dapat digunakan warga setelah lebih dari dua dekade menunggu.

“Kita tidak mau pembangunan disetop hanya di tengah jalan. Tahun 2026 menjadi momentum untuk memenuhi harapan masyarakat Ilir Talo,” kata Teuku.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PH Korban Desak Polisi Tuntaskan Dugaan Penganiayaan Mahasiswa di Kampus
10 Ton Pupuk Bersubsidi Disita, Polisi Bongkar Praktik Penjualan di Atas HET
DPRD Provinsi Umumkan PAW Ketua, Paripurna Diwarnai Perdebatan
Dari Rumah Gelap ke Cahaya Harapan, Eva Susanti Akhirnya Nikmati Listrik dari Gubernur 
LBH KAHMI dan Alumni GMNI Desak Pengusutan Dugaan Penganiayaan di Kampus Dehasen
Destita Serap Aspirasi Kemenhaj Bengkulu, Pastikan Layanan Haji 2026 Kian Optimal
Destita Tinjau RSKJ Soeprapto, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Jiwa Bengkulu
Kemenag Kaur Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Mulai Rp30 Ribu hingga Rp40 Ribu per Jiwa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:06 WIB

PH Korban Desak Polisi Tuntaskan Dugaan Penganiayaan Mahasiswa di Kampus

Senin, 2 Maret 2026 - 17:44 WIB

10 Ton Pupuk Bersubsidi Disita, Polisi Bongkar Praktik Penjualan di Atas HET

Senin, 2 Maret 2026 - 15:53 WIB

DPRD Provinsi Umumkan PAW Ketua, Paripurna Diwarnai Perdebatan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:47 WIB

Dari Rumah Gelap ke Cahaya Harapan, Eva Susanti Akhirnya Nikmati Listrik dari Gubernur 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:06 WIB

Destita Serap Aspirasi Kemenhaj Bengkulu, Pastikan Layanan Haji 2026 Kian Optimal

Berita Terbaru