BENGKULUBAROMETER – Masyarakat Bengkulu kini memiliki pilihan olahraga baru dengan hadirnya lapangan padel yang terintegrasi dengan coffee shop.
Padel dikenal sebagai olahraga raket modern yang mudah dipelajari dan dapat dimainkan oleh berbagai usia, mulai dari remaja hingga orang tua.
Olahraga ini menggabungkan unsur tenis dan squash. Permainan berlangsung di lapangan berdinding kaca, sehingga bola bisa dipantulkan kembali dan membuat permainan lebih seru.
Karakter ini membuat padel cocok bagi pemula sekaligus menantang bagi pemain yang sudah terbiasa berolahraga.
Kehadiran fasilitas padel ini dinilai sejalan dengan tren gaya hidup sehat yang semakin digemari masyarakat perkotaan.
Banyak warga yang sebelumnya hanya berolahraga di pusat kebugaran, kini tertarik mencoba olahraga berbasis permainan dan interaksi sosial.
Owner D’GENDIZ Padel Court and Coffee, M. Ayyub Genyas Haikal Bahraisy, menyatakan selain sebagai sarana olahraga, tempat ini juga menyediakan area bersantai sambil menikmati kopi khas Bengkulu.
Konsep tersebut membuat pengunjung tidak merasa sedang berada di fasilitas olahraga semata, tetapi di ruang publik yang ramah untuk berkumpul dan berbincang.
“Dengan peresmian ini, bisa dikatakan olahraga padel sudah resmi hadir di Bengkulu. Kami ingin masyarakat mengenal dan mencoba olahraga ini,” ujar Ayyub.
Menurutnya, padel adalah olahraga yang mudah dimainkan oleh berbagai kalangan usia. Mulai dari remaja, dewasa hingga orang tua dapat menikmati olahraga ini tanpa harus memiliki kemampuan khusus seperti atlet profesional.
“Padel bisa dimainkan siapa saja. Ini olahraga yang menyenangkan, menyehatkan, dan cocok untuk semua umur,” jelasnya.
Selain menghadirkan lapangan olahraga, D’GENDIZ juga menyajikan kopi khas Bengkulu. Hal ini menjadi pembeda dengan fasilitas olahraga lainnya.
“Kami tidak hanya menyediakan lapangan padel, tetapi juga kopi khas Bengkulu agar pengunjung bisa berolahraga sekaligus menikmati suasana santai,” tambah Ayyub.
Ia menjelaskan bahwa berdirinya D’GENDIZ tidak lepas dari dukungan keluarga, sahabat, serta relasi yang selama ini memberikan dorongan penuh agar tempat ini bisa terwujud.
“Dukungan keluarga dan teman-teman menjadi fondasi utama berdirinya tempat ini. Kami berharap D’GENDIZ bisa terus berkembang,” katanya.
D’GENDIZ beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 24.00 WIB. Untuk biaya sewa lapangan, pengunjung dikenakan tarif Rp300 ribu per jam. Selain itu, tersedia pula layanan penyewaan raket seharga Rp50 ribu per sesi dan bola padel Rp80 ribu per tabung.
Founder D’GENDIZ Padel, Sudarno, menyebut bahwa olahraga padel sebelumnya belum pernah ada di Bengkulu. Oleh karena itu, D’GENDIZ hadir sebagai pionir dalam memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat.
“Padel belum pernah ada di Bengkulu. Kami ingin menghadirkan ruang baru yang tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga tempat berkumpul yang sehat dan positif,” kata Sudarno.
Ia menambahkan, konsep olahraga yang dipadukan dengan coffee shop diharapkan dapat membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Pengunjung bisa berolahraga, lalu bersantai sambil menikmati kopi khas Bengkulu. Ini konsep yang kami tawarkan,” ujarnya.
Padel sendiri merupakan olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash. Permainannya dilakukan di lapangan yang lebih kecil dari tenis dan dikelilingi dinding kaca, sehingga bola dapat dipantulkan kembali untuk melanjutkan permainan.
Olahraga ini dinilai cocok untuk semua usia dan mampu meningkatkan kebugaran tubuh serta membangun interaksi sosial antar pemain.
Dengan hadirnya D’GENDIZ, masyarakat Bengkulu kini memiliki pilihan olahraga baru yang modern, sehat, dan sekaligus menjadi tempat bersantai yang nyaman.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









